Berita Bola Hari Ini – Jose Mourinho usai timnya menang di old Trafford atas MU menyatakan bahwa tim terbaik telah kalah dalam partai Liga Champion. Ucapan itu langsung saja membuat merebak sejumlah dugaan, meskipun Mourinho menyebutnya kata yang dilontarkan dimaknai dengan keliru.

mourinhojosec

El Real sudah memastikan punya tiket untuk babak perempat final setelah mengalahkan si Setan Merah dengan skor 2-0 dalam partai leg II di Old Trafford. Real Madrid bisa lolos dengan mendapat agregat 3-2. Kemudian muncul pernyataan Mourinho sperti yang disebut diatas.

Di Spanyol ada yang mengartikan kata Mourinho itu sebagai ritikan kepada Madrid. Di inggris menduga itu indikasi Mourinho bahwa dia mulai membidik posisi manajer MU setelah lepasnya Sri Alex. padahal kata-kata Mourinho tidak bermaksud seperti itu. Kata tersebut di lontarkan hanya untuk menyemangati dan menyiapkan mental pemain-pemainnya untuk tetap terus semangat dan maju untuk bekerja keras dan menjadi juara di Liga Champions.

“Orang orang tak menyangka Madrid bisa menang di pertandingan ini dan akhirnya mereka frustasi, akan tetapi kami bisa mencapai tujuan dengan baik,” ungkap Mourinho dikutip oleh Berita Sepak Bola Dunia Terbaru.

“Pertandingan di Manchester itu berjalan dengan berat dan seperti biasa atau hampir selalu ada orang yang mempunyai pikiran mereka lah yang lebih mengerti yang saya lakukan daripada diri saya sendiri.”

“Ada orang berpikir mereka bisa analisis saya, mengetahui cara berpikir saya dan paham semua apa yang saya lakukan, tetapi mereka tak tahu apa yang saya maksud dengan komentar saya setelah pertandingan,” ujarnya.

Penjelasan Mourinho dengan pernyataannya itu karena dia ingin agar pemain-pemainnya selalu ingat bahwa akan masih ada banyak lagi yang harus dilakukan meraih troffi Liga Champions.

“Akhir pertandingan tersebut para pemain mngatakan bahwa pertandingan ini tidak mudah, saya tahu hal itu. Semua orang tahu ‘Waktu Fergie’, dengan lima atau sepuluh menit menjelang akhir permainan MU di Old Trafford, di mana waktu tersebut pemain MU sudah meraih comeback sejarah didasari empati dajn emosi dengan para fans.”

“Jadi itu tak mudah. Itu kemenangan yang bagus, namun Real Madrid tak akan pernah bisa senang hanya mendapat pencapaian perempatfinal. Kami selalu harus berpikir untuk bisa mendapatkan lebih lagi,” terang Mourinho.